Skip to main content

sinar timur untukmu

Karya : Penyair Kecil


Sinar timur masih untukmu
Belum terang hanya semu
Tapi aku percaya
Sinar timur pasti ada
Kau duduklah sambil berdo'a
Lipatlah resahmu lalu sisakanlah bahagia
Bukan untukku, bukan untuknya tapi untukmu
Kau bukan kupu-kupu yang dari ulat lalu terbang selama satu minggu
Kau adalah cahaya
Cahaya dari sebuah cinta, mata dan bahasa
Jika kau masih duduk dan bermain luka
Kau tak akan menemukan sinar timur yang memberikan bidadarimu tawa
Kembalilah berwajah ayu penuh do'a
Sebagaimana Hawa menjadikannya Adam sebagai Imamnya
Karena semua itu satu dan sama
Untuk sebuah wanita dalam satu do'a puisi
Anak ayam masih dipeluk induknya
nyanyian syurga dari selisir pagi masih mengumpat di balik rindangnya dunia
Kemudian kupisahkan diksi-diksi kecil dari mata yang sayu
biar berkata dalam hening yang membuat telapak berkeringat
Lalu kutumpahkan saja pada do'a yang teguh tentang kasih yang masih berdandan
Pada kearifan jiwa yang bersandar lalu tiba dengan jalan sunyi sampai kukatakan 'ini butiran syorga yang tertumpah pada diksi kecil mata yang sayu '

Popular posts from this blog

Puisi sahabat Selamat Pagi Indonesia

Karya : Penyair Kecil ( Nasrul Asrudin)


Selamat pagi indonesia Ibu pertiwi masih raut dalam duka Entah duka saat ini, kemarin atau lusa Tangis jua indonesia dalam berita Asap-asap yang menyiksa Sampaikan duka kepada negeri tetangga Harus bagaimana kita Malu, takut lalu lupa Selamat pagi indonesia Masihkah kita lupa Sangkur baja serta selempang senjata Yang melenyapkan pendahulu kita Indonesia tempat pengembala kecil, nelayan, serta pramugari mencari cinta Selamat pagi indonesia Masihkah nanti cucu-cucu kita bahagia Dalam negeri indonesia yang kaya raya

Sajak Pemuda Desa

Karya : Penyair Kecil ( Nasrul Asrudin)


Mengapa kau kotak-kotakan kita?
Kita adalah tunas yang tumbuh tak dipinta
Bukan karena kita beda lalu semua lerai
Tidak, kita tak akan hening yang sangsai

Kita tumbuh
Dengan teguh, kita tak akan luluh

Kau tahu jaman sudah kembali edan
Tapi kita tetap bertahan
Sampai merah darah mengalir
Sampi putih tulang tergelincir
Kita tak akan mangkir

Kau tahu kenapa kita bersatu?
Karena kita tahu darah dan putih tulang kita sama
Tiada beda yang merusak
Sampai getir pun tak akan terkoyak

kumpulan puisi sahabat

karya :samsul hudah Hewan melata terperangkap gelisah dan ketakutan
Hutan yang ditempati bertarung melawan api
Angin dan panas bersatu jadi sekutu kita wajib bertanya
Siapakah pematik api?
Televisi hanya meramalkan asap
wajah-wajah sayu tak kedip memandang beku dalam lipatan layar
Dan bugkam menyerupai tombol-tombol remote
Serangga dan manusia Sama-sama mencari juru selamat
Mungkin dalam pesawat yang terlambat atau
Abu yang telah di tinggalkan harapan
Sejarah abu berubah air mata
kota mengasap desa-desa terhisap


AKU LAH LAKI LAKI

karya: dewi indriani
Akulah laki laki penebar sejuta pesona
Kuberikan senyum kaupun tergoda
Akulah sang penggoda
Kusapa dengan cinta kau pun terlena

Akulah laki laki kurengkuh sepi semua wanita
Kubelai wanita dengan tatapan mata menusuk tajam
Mari kemarilah wahai wanita
Lupakan sepimu menarilah denganku
Dengan desah cinta dan nafasku
Lupakan lupakan semua tentangmu

Akulah laki laki penebar sejuta pesona
Tak sanggup kuhitung jemari dustaku
Akulah laki laki penebar sejuta pesona
Tawa dan …