Semut-semut Pada Musim

Karya: Asrul


Di timur nyanyian nyiur sudah mengajak semut-semut hitam berjalan
kemudian di sampingnya sisa-sisa hujan semalam membuka letupan-letupan
tentang kecemasan yang membawa mereka berpulang pada labuhan senja
dimana hujan mengatakan tentang rindu yang paling cemburu
Lalu bagaimana kubisa membawa mereka ke dalam selimut yang paling lembut
sedangkan kecemasan hanya milik mereka
dan kuhanya penanda rindu yang paling sempurna
di antara musim-musim yang sebelumnya mengajak mereka berdansa
tentang hujan pada nyanyian nyiur di musim ke tiga
Andai hujan tidak membawa cerai
pada pertunangan kecil yang membuka bait-bait luka
serupa turut berduka pada mereka
yeng pergi mengatakan rindu yang cemburu terus membatu

Popular posts from this blog

Kening di kecup hening

si putu gadis

Cerita Kasih